Sabtu, 04 Agustus 2012

Hey you !!!

Hey kamu yang disana!! Iya kamu...... pake pelet apa sih kok bisa bikin aku jatuh cinta sedalam ini? Sesulit ini? Kamu tau kan aku orangnya setia, ketimbang kamu yang Cuma bisa liat fisik aja, kapan kamu bisa sadar kalo aku disini selalu nunggu kamu? Kamu engga usah repot-repot cari cewe lain diluar sana, engga liat apa aku disini? Kalo ada rotan kenapa milih akar? Sayangnya kamu engga pernah sadar itu ya.... harus pake cara apa supaya kamu bisa menyadari ini? Apa aku harus teriak di depan kamu kalo ada aku disini yang selalu ada buat kamu? Maaf.... aku perempuan, yang punya rasa gengsi diatas kamu, kamu yang selalu berani mengungkapkan perasaan terhadap para wanita... sedangkan aku? Aku hanya bisa ngeliat kamu bergonta-ganti pasangan, terus aku bisa apa? Mengagumi dirimu pun itu sudah cukup bagiku, ya walaupun kau tak tahu itu dan mungkin kau tak akan pernah mau tahu, dan bodohnya aku masih setia mengagumimu meskipun banyak orang bilang kamu lelaki tak baik, kerjaanmu hanya gonta-ganti pasangan setiap bulannya, salah aku apa tuhan kenapa aku bisa merasakan seperti ini? Tuhan, aku iri pada teman-temanku mereka mempunyai pasangan yang setia, sedangkan aku? Mengagumi saja pada lelaki tak baik, tapi apalah arti sebuah sifat dan perilakunya. Kalau cinta? Harus bagaimana?

*talking with god*

Tuhan, jujur aku sangat ingin bertanya padamu, mengapa engkau ciptakan cinta di dunia ini, mengapa engkau ciptakan adam dan hawa saling menyayangi dan mencintai? Jelaskan padaku tuhan, aku mohon... aku lelah terus mencintainya sementara ia tak pernah mengerti.... tunjukkan padaku seseorang yang benar-benar tulus mencintaiku dan bisa menjagaku setulus hatinya, jangan engkau pertemukan aku dengan lelaki tak baik lagi seperti dia, aku sudah dewasa tuhan aku juga ingin bahagia mempunyai pasangan setia seperti teman-temanku yang kelak akan menjadi teman hidupku. Walaupun aku tak pernah tau sampai kapan aku bisa menunggunya seperti ini, menangisinya setiap malam, tak pernah berhenti berharap, jujur aku selalu mencoba mencari yang lebih baik darinya, tapi hatiku selalu tertuju padanya. Tuhan... jika ia jodohku dekatkanlah padaku, akan ku ubah dia menjadi sesosok lelaki yang baik, bertanggung jawab, sholeh, dan bisa mencintaiku setulus hatinya, jangan paksa aku melupakannya tuhan.... aku hanya bisa menyimpan dia dipikiran dan hatiku saat ini. Jaga dia baik-baik ya tuhan... jangan biarkan dia terluka, aku yakin engkau mengerti perasaanku, dan semoga engkau membuatkan takdir untukku dan dia bisa bersama selamanya amin o:)

For : my friend, be patient girl god always listening your prayer :D

By –Anna Kurnia-

angka keramat


Haha oke itu judul diatas engga mutu banget ya-__- oke kita mulai

Aku engga tau kenapa ya akhir-akhir ini sering banget liat angka itu, yaaaaa engga mesti dikasih tau lah ya nomernya berapa, yang jelas itu angka berarti banget buat aku *dulu* hehe:’) engga tau akunya masih berharap atau gimana, tanpa disengaja angka itu sering banget muncul, ya tiap aku liat menit lah, detik lah, jam lah pasti aja angka itu pas aku liatnya. Sedikit aneh sih ko bisa sering banget gitu ya, apa mungkin gara-gara dulu “someone” special pernah janji ya? Mungkin tuh angka nuntut si dia nepatin janjinya ya? Semoga saja yaaa *amiiiin* hihi;;) . ya jujur aja sih ya, aku belum bisa pindah ke lain hati selain dia, istilah jaman sekarang sih belum bisa move on gitu:> tapi ya mau sampe kapan gini terus, toh dianya sudah tak cinta lagi...... tapi move juga engga bisa soalnya masih ada si angka keramat itu, yang bikin aku selalu tiba-tiba sedih bahkan sampe nangis kalo ngebayangin “kita” waktu dulu, kangeeeen banget rasanya...... seandainya ya waktu bisa diputer lagi, aku pasti bakalan jaga dia buat aku...... sejauh ini sih kita Cuma temen, cuman aku masih terus berharap kita bisa back alias balikan, tapi kayanya itu mustahil deh ya soalnya ya gimana...... dan sekarang pun cuman bisa dihantui oleh angka keramat itu dan Cuma bisa berdoa sama tuhan supaya bisa jodoh sama dia suatu saat nanti sesuai janji dia, *amiiiin*

-diambil dari curhatan seseorang-

By: Anna Kurnia